Kamis, 06 September 2012
0 Detik-detik Menyakitkan Kekalahan MU Versi Rooney
"Ketika peluit akhir dibunyikan, ada kebingungan di sana."
VIVAbola - Wayne Rooney masih belum dapat melupakan kenangan buruk musim lalu. Harapan striker Manchester United ini kembali mengangkat trofi Premier League akhirnya musnah hanya dalam hitungan detik. Padahal, fans dan pemain MU telah siap menggelar pesta.
Trofi termegah di kompetisi domestik ini akhirnya diamankan rival sekota MU, Manchester City. Yang membuat lebih sakit, MU harus kehilangan gelar lewat pertandingan terakhir dan ditentukan lewat detik-detik terakhir pertandingan.
Saat itu, Rooney dan kawan-kawan sudah unggul 1-0 atas Sunderland. Mereka mendengar kabar gembira bahwa sang rival City justru tertinggal 1-2 dari QPR di waktu 90 menit.
Namun, di injury time, The Citizens sukses mencetak 2 gol tambahan dan tampil sebagai juara dengan keunggulan produktifitas gol. Curahan rasa sakit Rooney ini dituangkan dalam buku barunya,'My Decade in the Premier League' yang dipublikasikan Daily Mail.
"Ketika peluit akhir dibunyikan, ada kebingungan di sana. Saya melihat ke bangku cadangan, coba mengetahui kami telah juara. Semuanya saling tatap satu sama lainnya dan mengangkat bahu mereka," kata Rooney.
"Kemudian fans Sunderland mulai mengejek. Mereka semua berbalik memunggungi kami dan melompat bahagia. Itu adalah selebrasi The Poznan yang biasa dilakukan fans Manchester City saat mencetak gol."
"Oh Tuhan, City juara. Manajer (Sir Alex Ferguson) berjalan menuju kami. Dia mengatakan kepada kami untuk berterima kasih kepada Fans. Hati saya tersayat. Saya melihatnya telah selesai," lanjutnya.
Saat itu, Rooney masih kebingungan sebelum akhirnya ia mendengar seseorang berteriak. "Seseorang berteriak, 'City mencetak dua gol di injury time' dan saya merasa sakit. Fans kami terlihat hancur. Kemudian saya melihat suporter Sunderland dan mereka tertawa bahagia."
Kejadian menyakitkan di kandang Sunderland ini tampaknya sangat membekas di hati Rooney. Bahkan, mantan striker Everton ini telah menempatkan Sunderland sebagai musuhnya setelah ikut melukainya saat mengetahui Manchester City juara. (one)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar