Jumat, 26 April 2013

0 Beredar Foto Hoax Pemakaman Uje di BBM






JAKARTA - Mubaligh muda Ustadz Jefry Al-Buchori telah menghadap sang khalik, setelahmeninggal dunia dalam kecelakaan motor pada Jumat dini hari tadi. 

Ditengah ramainya pemberitaan seputar prosesi pemakaman Ustadz Uje demikian dia akrab disapa, beredar foto hoax melalui BlackBerry Messenger (BBM) yang menunjukkan ramainya umat muslim mengarak sebuah keranda jenazah berbalut kain hijau oleh ribuah jamaah. 

Ternyata, foto tersebut bukanlah almarhum Uje sebagaimana yang dikira. Foto tersebut ialah foto prosesi pemakaman seorang ulama besar, yakni Al Habib Abdul Qadir bin Muhammad Al Haddad (Al Hawi). 

Di foto itu terlihat ribuan pentakziah sedang mengarak Habib Abdul Qadir menuju pemakaman. Bahkan, saat itu ruas Jalan Condet Raya, Jakarta Timur macet parah lantaran membludaknya para pentakziah yang hendak mengantar ulama yang akrab disapa Habib Ading itu. 

Bila dilihat secara seksama, motif kaligrafi kain berwarna hijau yang membalut keranda jenazah di foto tersebut memang berbeda dengan kain hijau yang membalut keranda almarhum Uje. 

"Itu bukan foto pemakaman Ustadz Uje, tetapi itu foto waktu pemakaman Habib Abdul Qadir Al Haddad Al Hawi Condet," bantah Al Habib Zaki Alatas kepada Okezone, di Jakarta, Jumat (26/4/2013). 

Almarhum Habib Abdul Qadir sendiri dimakamkan pada Selasa 11 Desember 2012 silam sekira pukul 09.00 WIB selepas salat Dhuha di pemakaman keluarga, yang berlokasi di depan Yayasan Al Hawi, Condet, Jakarta Timur.

Seperti diberitakan, Ustad Jefry Al-Buchory wafat akibat kecelakaan sepeda motor pada Jumat dinihari tadi. Sepeda motor Kawasaki ER-6N warna hijau bernomor polisi B 3590 SGQ yang dikendarainya menabrak pohon dan trotoar di Jalan Gedung Hijau VII, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Uje, sempat dilarikan ke RS Pondok Indah, namun dalam perjalanan dia menghembuskan nafas terakhir.

0 Al-Quran Tertua Ditemukan di Gua Yaman






Seorang pemuda di Yaman menemukan cetakan al-Quran tertua yang pernah dikenali dalam sebuah gua. Walaupun ditawari ratusan juta rupiah, pemuda ini menolak melepaskan al-Quran tersebut.

Diberitakan al-Arabiya pekan ini, pemuda yang tidak disebutkan namanya ini mengaku menemukan al-Quran itu terbungkus sampul kulit di dalam sebuah gua di dalam gunung, sebelah selatan kota Dhale. Dalam halaman pertama Quran ini terdapat tulisan: "Manuskrip ini ditulis tangan pada tahun 200 hijriyah (815 masehi)".

Dalam pengujian keaslian, diketahui bahwa manuskrip kitab suci itu asli. Berarti, cetakan al-Quran itu adalah yang tertua yang pernah ditemukan.

Bukti kebenaran penanggalan bisa dilihat dari jenis tulisan yang digunakan. Dalam al-Quran ini tidak ada titik-titik yang terdapat dalam abjad Arab masa kini. Tulisan dalam al-Quran ini adalah tulisan Arab lama. Titik-titik baru ditambahkan pada beberapa abad berikutnya untuk membedakan huruf yang hampir sama.

Pemuda ini pernah ditawari uang sebesar 12 juta riyal Yaman atau sekitar Rp538 juta namun menolaknya dan memutuskan untuk tetap menyimpannya.

Selain menemukan al-Quran tertua itu, pemuda ini juga dilaporkan menemukan pedang Zulfikar, yang merupakan hadiah dari Nabi Muhammad SAW untuk khalifah Islam keempat Ali bin Abi Talibyang juga merupakan menantunya.

0 Fosil Kerangka "Romeo dan Juliet" Ditemukan






Temuan kerangka manusia dari masa lalu memang umum. Namun, bagaimana jika kerangka yang ditemukan adalah sepasang kekasih dan ditemukan dalam posisi bergandengan tangan? Ini seperti menemukan kerangka Romeo dan Juliet.

Arkeolog dari Cluj-Napoca Institute of Archaeology and History of Art menemukan kerangka dengan karakteristik tersebut. Ia menemukannya setelah melakukan penggalian di lokasi bekas biara Dominikan.

Peneliti utama dalam ekskavasi ini, Adrian Rusu, mengatakan, "Ini misteri. Penguburan macam itu pada masa lalu langka. Kami percaya bahwa pria yang ditemukan kerangkanya itu mati karena luka parah hingga bagian panggul patah."

Karena kerangka perempuan yang ditemukan menunjukkan bahwa perempuan itu dalam kondisi sehat, maka Rusu dan timnya menduga bahwa sang perempuan mati karena patah hati akibat ditinggalkan pasangannya.

Belum jelas bagaimana perempuan yang ditemukan kerangkanya itu meninggal. Namun, karena bunuh diri dianggap dosa pada masa itu, kemungkinan bahwa perempuan itu bunuh diri kecil. Jika memang perempuan itu melakukannya, maka jasadnya takkan dikubur dengan posisi seperti saat ditemukan.

"Mereka pasti dikuburkan bersama sebagai penghormatan akan cinta yang mereka miliki," kata Rusu . Dua kerangka tersebut diperkirakan berasal dari tahun 1450-1550. Kerangka lain ditemukan, tetapi diduga tak berhubungan dengan dua kerangka itu.

Selasa, 23 April 2013

0 Dua Buah ini Ampuh Cegah Diabetes & Penyakit Jantung




Menurut hasil penelitian terbaru, kandungan senyawa dalam buah-buahan ini bisa menjadi senjata melawan “sindrom metabolik“, di mana obesitas dan inflamasi menyebabkan masalah kesehatan serius, menurut Luis Cisneros-Zevallos, ilmuwan sekaligus ahli makanan Texas AgriLife Research.
“Dalam beberapa tahun terakhir, obesitas telah menjadi perhatian utama dalam masyarakat karena masalah-masalah kesehatan yang serius,” kata Cisneros-Zevallos, yang juga profesor di Texas A&M University. “Di AS, data statistik menunjukkan bahwa sekitar 30 persen dari populasinya mengalami obesitas, dan kasus-kasus ini meningkat setiap tahunnya dalam jumlah yang mengkhawatirkan,” tambahnya, seperti dilansir zeenews.
Sementara itu, ia juga mengakui bahwa faktor gaya hidup, genetik dan pola makan memainkan peran besar dalam kecenderungan terhadap obesitas. “Studi kami menunjukkan bahwa buah-buah, seperti persik,prem dan nektarin, memiliki senyawa bioaktif yang berpotensi melawan sindrom ini,” ujarnya.
“Penelitian kami menunjukkan bahwa senyawa fenolik hadir dalam buah ini yang memiliki zat anti-obesitas, anti inflamasi dan anti-diabetes di baris sel yang berbeda, serta bisa mengurangi oksidasi LDL kolesterol jahat yang berhubungan dengan penyakit kardiovaskular.”
Yang unik dari buah-buahan ini, mereka memiliki campuran dari senyawa bioaktif yang bekerja secara simultan dalam komponen berbeda dari penyakit.

0 Misteri Penampakan Siluman Monyet Dalam Foto Eyang Subur



Konon katanya ada penampakan siluman monyet kata orang dalam foto Eyang Subur, jelmaan siluman monyet tersebut tampak berada diantara Eyang Subur dan wanita disebelahnya dalam foto tersebut. Adi Bing Slamat vs Eyang Subur akir akhir-akhir ini menghiasi dan memenuhi tayangan di televisi, hampir semua stasiun televisi memberitakan berita tentang perseteruan antara Eyang Subur dengan mantan Muridnya yaitu Adi Bing Slamet yang juga mantan penyanyi cilik pada masanya.

Seluruh media baik online maupun cetak pun ikut beramai-ramai memberitakan tentang kasus yang di alami Eyang Subur yang mana seperti di tuduhkan Adi Bing Slamet bahwa Eyang Subur menganut ajaran sesat, tidak hanya itu, perseteruan Adi Bing Slamet dengan Eyang Subur ini juga memaksa FPI dan MUI ikut menyoroti permasalahan yang sampai saat ini belum sampai pada titik temu.

Adi Bing Slamet di datangkan di suatu acara di salah satu Stasiun Televisi swasta milik TransTV yaitu di acara Show Imah, Adi Bing Slamet datang tidak sendirian, Adi Bing Slamet di temani Pengacara Kontroversial Farhad Abas, seperti biasanya Adi menyerang Eyang Subur namun kali ini Adi Bing Slamet sudah tak nampak seperti waktu pertama kali kasus ini mencuat, Adi Bing Slamet tmpak tenang bahkan Humoris, tidak seperti beberapa waktu yang lalu yang nampak meluapkan emosi.

Pernyataan Adi Bing Slamet mengenai adanya sesosok bayangan di belakang Foto Eyang Subur, Sosok tersebut mirip dengan kera atau monyet, seperti di ungkapkan Adi bahwa sesosok bayangan tersebut adalah penampakan Monyet Pesugihan milik Eyang Subur.

Coba tolong di close up nih, di antara foto Eyang Subur ada Monyet Pesugihanya Tuh " Ungkap Adi Bing Slamet sambil menunjukan foto di belakang Eyang Subur, " Ini yang makan tumbal nih, kelihatan kan, kayak Hanoman gitu kan, ini yang gedenya di sini lagi ngintip tuh, tuh matanya ini mulutnya nih " Imbuh Adi sambil menunjukan foto penampakan tersebut.

Minggu, 21 April 2013

0 Mau Operasi Langsing, Jangan Hamil, Ya!




caffe-in, pinang : Kebanyakan orang yang obesitas mengambil jalan pintas dengan operasi untuk menurunkan berat badannya. Tidak sedikit pula yang tidak terlalu gemuk menginginkan operasi tersebut. Kabar baiknya, operasi itu lebih membantu mereka yang tidak terlalu gemuk.

Berdasarkan pedoman yang baru dirilis tiga kelompok ahli medis Amerika Serikat, orang-orang yang sedikit gemuk bisa jadi kandidat operasi penurunan berat badan. Kelompok tersebut merekomendasikan bahwa kelayakan operasi penurunan berat badan akan diperluas mencakup mereka yang sedikit gemuk, agak gemuk, dan kegemukan.

Mereka ini juga menderita diabetes atau sindroma metabolik (sekelompok kondisi yang diderita akibat obesitas atau kegemukan seperti hipertensi, diabetes, hiperkolesterol). Berdasarkan aturan baru, pasien yang memenuhi syarat akan memiliki indeks massa tubuh (IMT) 30-34,9.

Menurut pedoman, belum ada cukup bukti saat ini yang merekomendasikan operasi penurunan berat badan hanya untuk mengontrol gula darah saja, menurunkan lemak saja atau mengurangi risiko penyakit jantung saja serta kriteria IMT yang bebas.

The American Society for Metabolic and Bariatric Surgery, the American Association of Clinical Endocrinologists and the Obesity Society mengeluarkan pedoman yang diterbitkan dalam edisi terbaru dari jurnal Surgery for Obesity and Related Diseases, Endocrine Practice and Obesity.

Berikut di antara 74 rekomendasi dalam pedoman:

1. Gastrectomy atau operasi pengangkatan sebagian atau seluruh lambung sudah bisa dijalankan karena sudah terbukti.

2. Pasien wanita tidak boleh hamil sebelum operasi penurunan berat badan dan 12 sampai 18 bulan setelah operasi.

3. Dokter beserta tim yang hendak mengoperasi pasien harus memberi perhatian khususnya pada masalah gizi dan metabolik.
4. Rekomendasi lain meliputi skrining pasien dan seleksi. Dua hal ini dilakukan untuk menentukan tipe terbaik operasi penurunan berat badan serta untuk menentukan kriteria apakah pasien bisa diterima kembali di rumah sakit setelah operasi.

"Bariatric (cabang kedokteran yang berhubungan dengan studi dan pengobatan obesitas) atau operasi metabolis adalah salah satu intervensi bedah yang paling banyak dipelajari dalam bidang kedokteran. Semakin banyaknya bukti berkelanjutan yang menunjukkan bahwa prosedur pengobatan yang paling sukses dan tahan lama untuk obesitas dan beberapa penyakit terkait," kata Dr. Daniel Jones, anggota dari 12 orang yang mengembangkan pedoman dalam rilis berita dari American Society for Metabolic and Bariatric Surgery. Seperti dikutip dari Health, Sabtu (20/4/2013). Liputan6.com, New York

0 Kiat Cepat Langsing Ala Tukang Kebun



caffe-in , pinang : Sebuah studi menemukan bahwa kegiatan bercocok tanam di taman, kebun atau sekadar tanaman di pot dapat mengurangi risiko kegemukan (obesitas). 

Para peneliti ini berpendapat, seperti halnya olahraga teratur, berkebun bisa mendorong seseorang makan lebih sehat karena Anda menanam sayuran sendiri. Juga memberi manfaat sosial bagi mereka yang mau berbagi dengan orang lain, misalnya mengenalkan aktivitas berkebun sebagai gaya hidup sehat pada banyak orang.

Peneliti dari University of Utah memelajari 198 tukang kebun yang berbagi kebun dengan masyarakat. Dalam sistem di Salt Lake, Amerika, mirip dengan sistem jatah.

Peneliti membandingkan Indeks Massa Tubuh (IMT) tukang kebun, dihitung sebagai berat seseorang dibagi dengan kuadrat dari tinggi badan mereka. Melawan tetangga untuk menentukan apakah hobi mereka membuatnya lebih sehat.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Public Health, rata-rata, wanita yang tergabung dalam komunitas tukang kebun memilik IMT lebih rendah 1,84 dari tetangganya. Sedangkan tukang kebun pria, lebih rendah dengan rata-rata 2,36.

Tukang kebun wanita memiliki 46 persen lebih sedikit terkena obesitas dibanding tetangga. Dan tukang kebun pria memiliki 62 persen.

Tukang kebun juga lebih mungkin memiliki tubuh sehat dibanding saudaranya. Tapi, tidak untuk suami atau istri tukang kebung. Karena mereka juga merasakan manfaat dari sistem penjatahan serta memakan buah dari hasil kerja suami atau istrinya.

"Studi awal ini memvalidasi gagasan bahwa kebun masyarakat adalah aset lingkungan berharga yang bisa mempromosikan hidup sehat," kata Prof Cathleen Zick, yang memimpin penelitian. Seperti dikutip dari Telegraph, Sabtu (20/4/2013).

"Itu bisa jadi menarik bagi perencana kota, pejabat kesehatan masyarakat, dan lainnya yang berfokus pada perancangan baru lingkungan dan perbaikan lingkungan yang lama," tambahnya. (Zul/Abd)Liputan6.com, Salt Lake

0 Jalan-jalan di Mal Bisa Kurangi Risiko Sakit Jantung, Lho!



caffe-in, pinang :
Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit yang paling ditakutkan oleh banyak orang. Untuk menghindarinya, banyak orang rela mengeluarkan kocek demi membeli vitamin, mineral dan perangkat pelindung lain. Padahal ada cara alami dan sederhana agar terhindar dari penyakit itu.
"Jalan selama 30 menit sepanjang 3 kilometer mampu menghindari Anda dari penyakit jantung. Jalan-jalan saja di mal. Saya rasa jalan di mal itu sehat, kenapa tidak boleh," kata Spesialis Jantung Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. Dr. dr. Budhi Setianto, SPJP(K), FIHA dalam acara ulang tahun ke-10 Cancer Information & Support Centre (CISC) dan Cancer Survinor Gathering ke VI, di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, Sabtu (20/4/2013).
Tapi, harus diingat. Jalannya pun tidak sembarangan. Walaupun di mal, jalan harus cepat. Tidak boleh lenggak-lenggok. "Selain itu, kalau baru sebentar, jangan berhenti di kafe untuk makan dan minum. Bawa saja air putih, minum itu," tambahnya.
Jadi daripada sekadar jalan-jalan tanpa juntrungan lebih baik manfaatkan kesempatan ini sebagai ganti olahraga. (Adt/Abd)

0 Tidur Kurang dari 7 Jam? Risiko Jantung dan Stroke Mengancam

Banyak orang yang larut dalam kesibukan sehingga mengesampingkan waktu tidur. Padahal bisa berbahaya jika seseorang kurang tidur karena akan berdampak buruk bagi kesehatan.

Dalam sebuah studi pada 2010 yang diterbitkan dalam jurnal Sleep, peneliti di West Virginia University School of Medicine mengulas data dari 30.397 orang yang berpartisipasi dalam National Health Interview Study pada 2005. 

Peneliti menemukan orang-orang yang tidurnya kurang dari tujuh jam setiap malamnya memiliki peningkatan risiko penyakit jantung. 

Secara khusus, wanita usia di bawah 60 tahun yang semalamnya tidur dalam waktu lima jam atau kurang, memiliki risiko dua kali berkembangnya penyakit jantung.

Selain penyakit jantung, risiko stroke juga tinggi bagi orang yang tidak memiliki tidur cukup.

USA Today menerbitkan sebuah studi yang menemukan bahwa risiko stroke pada orang yang tidurnya kurang dari enam jam adalah empat kali lebih tinggi dibanding yang tidur delapan jam tiap malamnya.

Dalam studi yang diterbitkan pada 2012 di Science Translational Medicine, dikatakan bahwa tidur tidak teratur bisa meningkatkan kadar gula darah dan memperlambat metabolisme tubuh. Selain itu, risiko obesitas dan diabetes juga bisa meningkat.

Di samping itu, orang yang lelah karena kurang tidur cenderung membuat pilihan yang buruk dalam hal makanan. Karena lebih sering mengidamkan makanan yang tinggi gula dan kalorinya. Ditambah lagi, bisa menyebakan rasa kantuk, sulit fokus, serta memengaruhi kesehatan mental.

Orang yang kurang kurang tidur lebih sering mengalami depresi karena fungsi emosi dipengaruhi oleh kurangnya istirahat.

Hal senada juga dikatakan oleh Andrea Goldstein, seorang penulis studi di University of California di Berkeley.

"Hasil penelitian Kami menunjukkan bahwa kurang tidur hanya satu malam saja secara signifikan mengubah keoptimalan fungsi dari proses otak yang penting. Terutama di kalangan orang-orang yang cemas" seperti dilansir dari ABCNews, Sabtu (9/3/2013).

Kurang tidur sering dimulai pada awal kehidupan, tapi penting untuk mengaturnya sebisa mungkin. Membuat jadwal dan mengatur waktu tidur bisa membantu seseorang meningkatkan jumlah jam tidurnya. (Zul/Igw)

0 Diet Mediterania Bisa Cegah Kanker dan Stroke



caffe-in : Bagi Anda yang sedang melakukan diet ketat untuk menurunkan berat badan. Mungkin diet ini bisa menjadi salah satu solusi. Karena jika Anda mencoba diet ini, bukan hanya bobot tubuh Anda yang berkurang tapi juga Anda bisa menurunkan resiko kanker dan stroke hingga 30%.

Menurut sebuah studi, diet Mediterania yang kaya akan buah, sayuran, minyak zaitun, ditambah sedikit anggur ini disebut-sebut bisa mengurangi risiko serangan jantung dan stroke sebesar 30%. 

Hasil penelitian ini sangat mengejutkan karena penelitian ini dilakukan selama kurang dari lima tahun, dan hasilnya langsung dipublikasikan dalam New England Journal of Medicine.

"Diet Mediterania ditambah dengan extra virgin olive oil (minyak zaitun) atau kacang bisa mengurangi gejala penyakit kardiovaskular," tulis para peneliti, yang dipimpin oleh Dr Ramon Estruch dari Carlos III dari Health Institute di Barcelona.

Penelitian yang dilakukan di Spanyol ini sudah menyarankan beberapa orang untuk diet Mediterania yang memakan banyak salad, buah, sayuran, kacang-kacangan, ikan kecil, daging tanpa lemak, sedikit keju dan minyak zaitun. 

Yang terpenting menurut peneliti anggur juga disajikan setelah makan. Dan 7.400 relawan ini mendapat konseling ekstra, termasuk pasokan mingguan termasuk penggunaan minyak zaitun atau campuran kacang.

Banyak penelitian yang menunjukkan kalau orang yang makan diet Mediterania ini lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal karena penyakit jantung. Hal ini diperkuat oleh keinginan makan seseorang sebagai bagian dari kehidupan normal seseorang.

Seperti diketahui, sebanyak 7.400 pasien berusia 55 sampai 80 berisiko tinggi memiliki penyakit jantung karena diabetes, dan didukung oleh riwayat keluarga yang memiliki penyakit jantung, tekanan darah tinggi, kadar kolesterol tidak sehat atau orang-orang yang memiliki kelebihan berat badan atau perokok.

Peserta ini secara acak ditugaskan dan dibagi dalam tiga kelompok, yang pertama, diet Mediterania dengan tambahan minyak zaitun, kedua diet yang sama tetapi dengan campuran kacang, dan diet standar dengan saran mengurangi lemak. 

Bukan hanya itu, para peserta diberi satu liter minyak zaitun per minggu (untuk kelompok minyak zaitun), 30 gram walnut, hazelnut dan almond (untuk kelompok kacang), dan sedikit hadiah non pangan untuk sebagian lainnya. Kemudian, semua peserta secara individu mendapat konseling kelompok.

Setelah hampir lima tahun, 58 orang yang mengikuti diet rendah lemak mengalami stroke. Sisanya 32 orang yang diet Mediterania dengan kacang, dan 49 yang mengikuti diet Mediterania dengan minyak zaitun ekstra menurunkan risiko jantung.

30 orang meninggal karena penyakit jantung pada kelompok pengurangan lemak, dan jika dibandingkan dengan 31 orangf yang makan diet Mediterania dengan kacang-kacangan dan 26 yang pada diet Mediterania dengan minyak zaitun, mereka cukup sehat.

"Ini adalah sebagian bukti dari manfaat diet yang mengandung lemak seperti dalam minyak zaitun dan kacang-kacangan," kata ahli gizi Marion Nestle dari New York University, seperti dilansir NBC, Selasa (26/2/2013)

Ada banyak alasan mengapa diet gaya Mediterania ini bisa mengurangi penyakit jantung. 

Namun sebelumnya, para peneliti telah memperhatikan kalau orang-orang di Eropa Utara, yang makan mentega dan lemak babi dibandingkan minyak zaitun, cenderung meninggal akibat penyakit jantung dibandingkan tetangga mereka di Eropa Selatan, yang memiliki kelebihan berat badan yang sama. 

Sebuah studi tentang manfaat diet ini diterbitkan kembali di tahun 1960-an yang menunjukkan kalau diet ini menurunkan tingkat stroke dan serangan jantung, mungkin karena menurunkan kadar kolesterol.

Minyak zaitun dan kacang-kacangan mengandung lemak tak jenuh sehingga baik untuk kesehatan arteri daripada lemak jenuh yang ditemukan dalam mentega, daging dan lemak babi. 

Diet ini juga tinggi serat dan vitamin seperti A, C dan E, serta mineral. Kenari dan ikan yang kaya omega-3 asam lemak, yang telah terbukti bermanfaat bagi kesehatan jantung. Dan mengurangi daging berarti mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker. (Fit/Igw)Liputan6.com, Jakarta

0 Kopi dan Teh Hijau Kurangi Risiko Stroke



caffe-in : Teh hijau dan kopi bisa membantu mengurangi risiko terkena stroke terutama jika kedua jenis minuman itu dikonsumsi secara teratur dengan takaran tertentu.

Demikian hasil penelitian yang disiarkan di Jurnal Asosiasi Jantung Amerika, Sabtu (16/3/2013) menyebutkan.

"Ini merupakan penelitian berskala besar pertama yang memelajari pengaruh gabungan antara teh hijau dan kopi pada risiko stroke," kata Yoshihiro Kokubo, kepala tim peneliti pada Pusat Kardiovaskular dan Saraf Nasional, Jepang .

"Anda bisa membuat sedikit perubahan gaya hidup dengan memasukkan teh hijau sebagai minuman sehari-hari guna mengurangi risiko stroke."

Para peneliti menganalisa kebiasaan minum teh hijau dan kopi pada 83.269 orang dewasa di Jepang dan memantau mereka sedikitnya selama 13 tahun. Mereka menemukan bahwa semakin banyak orang-orang itu minum teh hijau atau kopi, maka makin rendah risiko terserang stroke.

Orang yang minum sedikitnya secangkir kopi dalam sehari, memiliki risiko terkena stroke 20 persen lebih rendah dibanding mereka yang jarang minum. Yang minum sedikitnya dua-tiga cangkir teh hijau dalam sehari 14 persen lebih rendah risikonya terkena serangan stroke dan orang-orang yang minum sedikitnya empat cangkir mengalami 20 persen lebih rendah terkena stroke dibanding mereka yang jarang minum.

Mereka yang sedikitnya minum dua cangkir kopi atau dua cangkir teh hijau dalam sehari mengurangi 32 persen risiko terkena perdarahan di dalam otak dibandingkan mereka yang jarang minum kedua jenis minuman tersebut.

Perdarahan di dalam otak terjadi ketika pembuluh darah di dalam otak meledak sehingga menyebabkan perdarahan di dalam otak, dan 13 persen serangan stroke terjadi akibat perdarahan tersebut.

Peserta yang dipantau dalam penelitian ini berusia antara 45-74 tahun, dengan gender yang hampir sama, juga bebas dari penyakit kanker dan jantung.

Selama 13 tahun masa pemantauan, peneliti mengulas catatan kesehatan peserta yang dikeluarkan oleh rumah sakit, maupun catatan penyebab kematian, mengumpulkan data sakit jantung dan stroke.

Temuan tersebut diselaraskan dengan data usia, jenis kelamin, faktor gaya hidup seperti kebiasaan merokok, minum alkohol, berat tubuh, pola makan dan kegiatan olahraga.

Teh dan kopi merupakan minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia setelah air, sehingga diduga hasil penelitian ini akan sama bila diterapkan di Amerika dan negara-negara lain, kata para peneliti.

Belum jelas bagaimana teh hijau bisa memengaruhi risiko stroke. Kandungan katekin di dalam teh mungkin bisa menjadi pelindung, kata mereka.

Katekin mengandung antioksidan, antipembengkanan, meningkatkan kemampuan plasma antioksidan serta pengaruh antitrombogenik. (Abd/Igw) Liputan6.com, New York

0 Minum Kopi Bisa Turunkan Berat Badan



Liputan6.com, Jakarta : Secangkir kopi kerap dipilih sebagai minuman yang wajib dikonsumsi sebelum memulai aktivitas. Sejumlah penelitian ada yang mengungkapkan bahayanya kopi buat kesehatan . Namun, di samping keburukan tentu ada manfaatnya.

Akhir-akhir ini, kopi disebut-sebut bisa menurunkan berat badan tanpa disangka-sangka. Dr Oz mengatakan kalau kopi mengandung suplemen baru bak pil ajaib yang bisa membakar lemak dengan cepat untuk siapa pun.

"Menurunkan berat badan bisa ditemukan di dalam kopi," katanya seperti dikutip DailyHealthPost, Minggu (21/4/2013).

Berikut sejumlah manfaat kopi yang perlu Anda ketahui:

1. Tekan nafsu makan
Apakah Anda bosan makan terus-terusan? Kafein yang ditemukan dalam kopi bisa menekan nafsu makan, mengurangi godaan mengemil atau makan berlebihan. Ini merupakan cara sederhana yang bisa menurunkan berat badan.

2. Kafein
Kafein dalam kopi bisa meningkatkan energi dan daya tahan, serta berkontribusi pada penurunan kelelahan otot. Siapa yang pernah berpikir kalau secangkir kopi bisa meningkatkan aktivitas Anda?

3. Menurunkan kadar gula darah
Menurut Dr Rob van Dam dari University of Harvard, penelitian selama beberapa tahun terakhir menunjukkan kalau mengonsumsi kopi bisa melindungi diri dari diabetes tipe2

4. Menurunkan risiko penyakit parkinson
Studi Harvard menunjukkan, minum kopi bisa menurunkan risiko 25 persen. Begitu juga dengan risiko demensia dan alzheimer.

5. Antioksidan
Kopi mengandung antioksidan yang bisa melawan penyakit dibandingkan dari buah atau sayuran. Kandungan antiinflamasi yang ditemukan di kopi juga bisa berkontribusi dalam antikanker.(Mel/Igw)
 

orenjuzz Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates